Tentang Tim Literasi Digital Edukasi Madu
Tim Literasi Digital Edukasi Madu adalah inisiatif edukasi di bawah Rebepal Madu yang berfokus pada peningkatan kesadaran publik dan literasi digital madu lokal berbasis data valid, regulasi resmi, dan praktik lapangan.
Kami tidak berperan sebagai lembaga penelitian. Peran utama kami adalah mengkurasi, menyederhanakan, dan menyajikan informasi madu lokal agar dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi konsumen, pelaku usaha, dan ekosistem madu lokal.
Tujuan Literasi Digital Edukasi Madu
Literasi digital madu dibangun untuk menjawab tingginya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi mengenai madu, baik di media sosial, marketplace, maupun kanal digital lainnya.
- Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang madu secara objektif.
- Mendorong praktik edukasi madu yang bertanggung jawab.
- Menjadi rujukan literasi madu yang aman secara hukum.
Basis Data & Acuan Edukasi
Materi edukasi disusun dengan pendekatan data-based literacy dan legal-aware, dengan mengacu pada:
- Regulasi Nasional: SNI 8664:2018, ketentuan BPOM, dan regulasi label pangan.
- Acuan Global: Codex Alimentarius (FAO/WHO) sebagai referensi umum.
- Sumber Ilmiah Terbuka: Publikasi akademik yang telah dipublikasikan secara luas.
- Praktik Lapangan: Kondisi nyata rantai pasok dan produksi madu lokal.
Peran dalam Ekosistem Madu Lokal
Tim Literasi Digital Edukasi Madu berperan sebagai jembatan informasi antara regulasi, produsen madu, pelaku usaha, dan konsumen.
Konten kami dirancang agar dapat digunakan sebagai panduan awal dalam pengambilan keputusan, tanpa menggantikan peran lembaga pengujian, regulator, atau otoritas resmi.
Pilar Literasi Digital Edukasi Madu
| Pilar | Fokus Literasi |
|---|---|
| Kesadaran Konsumen | Pemahaman madu, klaim produk, dan informasi yang sering disalahartikan. |
| Data & Regulasi | SNI, Halal, BPOM, NKV dan aspek legal yang relevan dengan madu . |
| Praktik Ekosistem | Produksi, distribusi, dan transparansi informasi madu lokal. |
Kolaborasi & Edukasi Literasi Madu
Hubungi kami untuk kolaborasi edukatif, diskusi literasi madu, dan pengembangan konten kesadaran publik berbasis data dan regulasi.